Jumat, 19 Oktober 2012


Hai,, Sesuatu yang ingin sekali aku ceritakan.. yah mungkin ini adalah awal aku menceritakan semuanya. Cinta ? semua manusia hidup selalu dikelilingi cinta, tapi cinta yang seperti apa kita tidak tahu. Cinta ada dua macam, BBC (Benar-Benar Cinta) atau CT ( Cinta Terpaksa).
Disini adalah cerita cinta pertama saat menginjakkan kaki di Yogyakarta. Awalnya sih sudah punya pacar sebelum berpindah untuk studi di Yogyakarta ini. Long distance mungkin hal yang tepat buat aku pada waktu pertama kali menginjakkan kaki di Yogyakarta, kalian tahulah gimana sih rasanya long distance. Kitanya setia belum tentu dianya setia, that’s right. Hal itu yang membuat aku putus dengan rasa perih dihati bagai tertusuk duri #Alay. Yah mulai saat itu aku pengen melupakan yang namanya cinta karena terlalu putus asa. Karena putus asa yang gak ada akhirnya, aku pun mencari kegiatan luar sebelum masa kuliah datang dan mengganggu kehidupan yang tentram. Akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti sanggar tari daerahku sendiri yaitu Kayuh Baimbai dari Kalimantan Selatan.
Pertama-tama canggung tak terkira dengan kakak-kakak angkatan yang ada disanggar itu, tapi ya tetap saja aku melakukan latihan tersebut. Sampai suatu ketika ada seorang lelaki yang seumuran dan ternyata dia adik dari pelatih nari aku, sebut saja namanya Ven. Aku berkenalan dengannya dan masih biasa saja. Selama latihan aku sering sendiri karena lagi galau, galau habis disakiti. Pelatihku mendekati dan bertanya, dari situ aku memulai sesi curhat pertamaku. Pelatihku memberiku  semangat untuk move on, yah aku terima dan sedikit demi sedikit bisa move on. Hatiku bertekat bulat untuk berhenti jatuh cinta dan pacaran. Tapi apa daya, setelah beberapa lama ikut latihan, mulailah pelatihku mengajakku nonton dibioskop, mungkin agar aku terhibur olehnya. Pertama kali aku nonton dibioskop aku dijemput oleh Ven, adik dari pelatihku. Yaah ,, awal yang bagus dan setelahnya kita semakin akrab dan bertukar nomor handphone.

Bersambung.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar